- Home>
- Jurnal Tugas 4
Posted by : Panji Afrialdo
Selasa, 30 Januari 2018
SISTEM
PEMBELIAN TIKET KERETA API DENGAN WEB DAN MAGNETIC CARD
Galuh
Akhdandika, Ida
Bagus Bayuna Rama, Panji Titan Afrialdo, Rendi Ramadana Putra
Jurusan
Sistem Informasi, Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat
ABSTRAK
Dunia
teknologi dan ilmu pengetahuan pada saat ini berkembang pesat,
mengakibatkan banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia.
Maka, dengan adanya perkembangan teknologi ini setiap pekerjaan akan
dapat direalisasikan secara lebih efisien dan efektif. Dengan adanya
sistem informasi, kita dapat membuat segala aspek menjadi lebih
mudah. Seperti sistem pembelian tiket kereta api. Sistem pembelian
dengan menggunakan teknologi, akan sangat membantu di masa yang akan
datang. Dengan menggunakan sistem berbasis Web dan Magnetic card,
sangat dapat membantu bagi sebagian besar pengguna fasilitas kereta
api, agar dapat menghemat tenaga tanpa harus antri membeli tiket.
PENDAHULUAN
Dewasa
ini, pertumbuhan jumlah pengguna jasa transportasi umum semakin
banyak. Pertumbuhan tersebut sangat terasa di kota-kota besar, karena
tuntutan mobilitas dalam kehidupan maupun dalam pekerjaan di kota
besar relatif lebih tinggi. Selain itu, juga dipacu oleh naiknya
harga BBM (Bahan Bakar Minyak), karena faktor tersebut maka banyak
masyarakat yang menggunakan jasa transportasi umum khususnya kereta
api.
Disaat
seorang pengguna jasa transportasi kereta api melakukan pembelian
tiket di loket stasiun kereta api, ia melakukan pertukaran informasi
dengan petugas di stasiun kereta api. Pertukaran informasi yang
terjadi antara petugas dengan pengguna jasa transportasi kereta api,
dimana petugas bertanya kepada pengguna jasa kereta api tujuan yang
akan dituju dan pengguna jasa kereta api membayar tiket sesuai dengan
jenis golongan kereta api dan tarif tiket yang berlaku. Hal tersebut
diatas dilakukan secara manual sehingga proses yang terjadi di loket
pembelian tiket sangat lambat dan terkadang menimbulkan antrian
terutama di saat-saat sibuk seperti jam kantor, liburan atau saat
hari raya keagamaan dimana banyak masyarakat yang mengunakan jasa
transportasi kereta api tersebut, belum lagi si pengguna jasa kereta
api dihimbau untuk menyediakan uang pas dalam melakukan transaksi
pembelian tiket begitu pula operator loket stasiun kereta api harus
menyediakan uang kembalian yang semua itu cukup memakan waktu,
sehingga dapat mengakibatkan antrian yang cukup panjang. Hal di atas
dapat dipercepat dengan cara menggantikan pembayaran secara manual
dengan mesin yang otomatis dan menggunakan sistem berbasis web.
Pembelian tiket secara otomatis dilakukan dengan cara pengguna
menggesekkan magnetic card, dan pemesan tiket secara on-line yang
menggunakan teknologi internet sehingga pengguna jasa kereta api baik
masyarakat biasa maupun masyarakat bisnis mendapatkan kecepatan dalam
hal informasi pemesanan, pembatalan maupun informasi pembelian tiket
kereta api.
METODOLOGI
Dalam
penelitian sebelumnya, disebutkan bahwa pada saat ini terdapat 2
teknologi pemesanan tiket kereta api. Yaitu dengan menggunakan sistem
berbasis web dan magnetic card/barcode. Jadi, pada kesempatan ini,
kelompok kami mencoba mengembangkan ide yang telah di bahas pada
jurnal sebelumnya, dengan menggabungkan kedua teknologi tersebut,
yaitu dengan Membuat web pemesanan tiket kereta api, yang berisi
identitas customer, yang disertai dengan kode unik. Selanjutnya,
membuat magnetic card dengan sistem barcode menggunakan kode unik,
yang nantinya akan digunakan saat mengisi saldo dan akses masuk pada
web dan pintu masuk kereta. Dan, dengan penggabungan kedua sistem
ini, nantinya pemesanan tiket ini tidak dibatasi kereta jarak jauh
atau dekat, jadi bisa lebih efisien.
SIMPULAN
& SARAN
Dengan
sistem informasi ini, diharapkan bisa mempermudah lagi dalam sistem
pemesanan tiket kereta api. Dan diharapkan pada jurnal selanjutnya
ide atau gagasan ini dapat direalisasikan dan mungkin dapat
dikembangkan kembali.
DAFTAR
PUSTAKA
Alexander
Mangkulo, Hengky, Pemograman
Database Menggunakan Delphi 7.0 dengan Metode ADO, Jakarta: PT. Elex
Media Komputindo, 2004, chap.2 pp. 17-54, chap.4 pp. 79-84.
Putra,
Rahmat dan Akbar, Malik, Praktis Menguasai LAN Small Office, Jakarta:
Kisytama Media, 2004, chap.5 pp. 3746.
R.
Boylestad dan L. Nashelsky, Electronic Devices & Circuit Theory,
sixth edition, USA: Prentice Hall, 1996, chap.3 pp. 114-138, chap. 4
pp. 144-191.
Sugiri,
M. Supriyadi, Pemograman Sistem Pengendali dengan Delphi, Yogyakarta:
C.V ANDI OFFSET, 2006, chap. 4 pp. 63-67, chap. 5 pp.87-109.
Agung,
G. Membuat Hompage Interaktif Dengan Cgi/Perl. Jakarta: PT. Elek
Media Komputindo, 1999.
Azis,
F., M. Belajar Sendiri Pemrograman Php 4. Jakarta: PT. Elek Media
Komputindo, 2001. Bustami, A. Internet Homesite Dan Html. Jakarta:
Dinastindo, 1999.
Calabria,
J. 10 Menit Panduan Lotus Notes 4.5 Web Navigator. Jakarta: PT. Elek
Media Komputindo, 1998.
Davis,
B., G. Sistem Informasi Manajemen Bagian 1. Jakarta: Pustaka Binaman
Presinddo, 1992.
Edhy.
S. Sistem Basis Data, Konsep Dan Peranannya Dalam Sistem Informasi
Manajemen.Yogyakarta: Andi Offset, 1996.
Husni.
,I., P, dan Kusnassriyanto, S. Pengantar Perancangan Sistem.
Bandung: Erlangga 1997.
Irawan,
I. “Php? Siapa Takut! (Bagian 1)”, Semarang KPLI 2001
Jogiyanto.
Analisis Dan Desain Sistem Informasi (Pendekatan Terstrukutur Teori
Dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi Offset, 1999.
Kristianto,
H. Konsep Dan Perancangan Database. Yogyakarta: Andi Offset, 1993.
http://www.HowStuffWorks.com
http://www.Marshallsoft.co/serialcommunication-library.htm
http://www.Innovativeelektronics.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar